Eksodus peneliti AI Google berlanjut, sasar Anthropic

Eksodus peneliti AI Google berlanjut, sasar Anthropic

Google menghadapi gelombang kepergian peneliti AI terkemuka. Dua nama terbaru, Jonas Adler dan Alexander Pritzel, telah memutuskan untuk meninggalkan perusahaan.

Keduanya kini bergabung dengan Anthropic, startup AI yang berkembang pesat. Kepergian mereka menambah daftar panjang talenta yang beralih ke kompetitor.

Ilustrasi antarmuka chatbot AI Anthropic di layar komputer

Sebelumnya, Google juga telah kehilangan ilmuwan AI kaliber tinggi. Noam Shazeer dan John Jumper adalah di antara mereka yang lebih dulu hengkang.

Shazeer dikenal sebagai salah satu penulis makalah “Attention Is All You Need” yang fundamental bagi arsitektur Transformer. Jumper merupakan salah satu peneliti di balik AlphaFold, proyek AI untuk prediksi struktur protein.

Eksodus talenta ini menyoroti persaingan ketat dalam industri AI. Perusahaan-perusahaan berlomba menarik para ahli terbaik untuk mengembangkan teknologi mereka.

Google kini berada di posisi krusial untuk mempertahankan tim riset AI-nya. Kehilangan lebih banyak peneliti kunci bisa menghambat inovasi.


Foto: Karollyne Videira Hubert, Greg Bulla, Trac Vu, Alban, Cess Idul / Pexels

Seputartech AI Tools

Bingung pilih gadget? Biar AI yang bantu

Jawab 5 pertanyaan singkat, AI langsung rekomendasikan berdasarkan harga terkini — gratis, tanpa daftar.

Coba Gratis
BAGIKAN Eksodus peneliti AI Google berlanjut, sasar Anthropic Tautan disalin!